In Time With You – Review

In Time With You

It has been a looonnnng while since the last time I watched any Taiwan drama. Korean wave is indeed amazing. πŸ˜› But recently, I gave it a try to this drama. In Time With You. And it’s GREAT.

It tells about a woman named Chen You Qing (Ariel Lin) who turns 30 but hasn’t had any boyfriend yet. She has a best friend, though, named Li Da Ren (Chen Bo Lin), which she knows since senior high school. Of course, Li Da Ren has a feeling for her this whole time, but he keeps it to himself and try not to love her, because he thinks she won’t ever love him, due to their friendship and her tough personality.

People come and go in their love life. Chen You Qing had a boyfriend when Li Da Ren was single. Li Da Ren had a girlfriend when Chen You Qing was single. And now, they are both single, and Chen You Qing begins to worry about marriage in her 30. But foolishly, Li Da Ren makes a bet: whoever married first has to give a big amount of ‘hongbao’/money present. (Why don’t you just tell her to be your girlfriend instead??!!)

Situation gets worse when Chen You Qing’s ex boyfriend, Ding Li Wei, comes back and wanna get along with her. THIS IS THE STARTING POINT. I don’t remember in which episode it started (but I do remember it’s the second piece of the total 3 DVDs), but from this point on, the story really excites me! I admit that I almost give up on this series because the few first episodes are really slow and boring. πŸ˜› And thank God I continued!

You will see Li Da Ren’s suffering and his huge hidden love for Chen You Qing. And everytime he wants to confess, somehow it fails, for some reasonable reasons (include the terrible tricky Ding Li Wei). But everything is WORTH IT in the end. The ending is PERFECT for the imperfect beginning. This series is very very very recommended to watch!!!

PS: For you who get bored in the first few episodes, please feel free to fast forward it until the existence of Ding Li Wei and enjoy! (Because I did the same :P)

PS2: The song which Li Da Ren sang for her is terrible (he is NOT a good singer, indeed :P) but the lyrics and the music is so sweet that I can’t get enough of this song these few days. The title is “Wo Bu Hui Xi Huan Ni”.

Advertisements

Jay Chou, my most favorite idol, once

Jay Chou ini bisa dibilang mukanya biasa-biasa aja. Malah ada beberapa orang bilang jelek. Kalo nyanyi rasanya ya biasa banget. Kesannya dia males banget buka itu mulut, kedengaran kan dari suaranya yg gak jelas? Sakit gigi kali (kekekeke..) Tapi kok bisa terkenal sih?

Itu kesan pertama ku waktu kenal si Jay Chou.

Tapiii waktu SMA (lupa kelas berapa), pertama kali denger lagunya yg berjudul Qi Li Xiang, OMG!! Saya jatuh cinta! Gak tau kenapa. Di lagu itu ya suaranya masih kedengaran kayak dia lagi males buka mulut. N mukanya ya pancet ae kayak gitu. Tapi gak tau juga kok saya bisa kesengsem. Tapi ya true love has no reason bener kali ya?

Nah.. jadilah saya fans Jay Chou. Lagu2nya gua search sampe album2 jadul. Rupanya banyak juga yang bagus2 (tapi ada juga yg jelek sih). Dan saya nih klo lagi ngefans sama orang,bakal heboh. Dalam sekejap satu kelas tau saya ngefans Jay Chou karena sehari-hari kalo ketemu orang pasti omonganku ya Jay Chou, lagu Jay Chou, film Jay Chou dan Jay Chou Jay Chou Jay Chou.

Ketangkap basah sama pak guru…

Sampe suatu kali waktu jam pelajaran Bahasa Inggris, pas saya lagi asik ngobrol sama temen tentang filmnya Jay Chou, Initial D, ketangkap basah sama gurunya [yg notabene gaul, nyenengin, tapi tegas juga jadi guru (kalo nyenengin tapi lembek ya cocok banget tuh buat dibuli sama anak2 n pastinya kelasnya bakal jadi rame kayak pasar, ujiannya sering kebobolan contek menyontek dll haiz emang anak jaman skrg dikasi hati mintanya jantung)]. Jadi saya nih disuruh cerita apa yg gua ceritain tuh di depan kelas, pake bahasa Inggris! Sport jantung beberapa detik. Beberapa detik doang sih, soalnya saya kan lumayan pede, n inggrisan juga lumayan bagus (menurut saya sendiri huahahaha).

Di depan kelas, saya mulai berceloteh tentang isi cerita itu kurang lebih 15 menitan dengan lancar (masih menurut saya loh kekeke). Habis itu si guru belum niat buat nyuruh saya duduk, tapi dilanjutin sesi tanya jawab. Grrrr… Pertanyaan2nya saya agak lupa apa aja, lumayan rame juga tuh yg tanya, karena saya kan lumayan gaul sih di kelas (huahahaha menurut saya juga ini). Tapi ada 2 yg saya inget. Pertanyaan dari idola saya di kelas waktu itu (sekarang sih udah jadian sama entah siapa waktu dia kuliah n last sampe sekarang dan saya masih jomblo, haiz) sama pertanyaan dari pak gurunya.

#1 Dari my idol: Kamu tau tipe mobil apa yg dipake si Jay di film itu? (Ini nih, teliti banget orangnya, bisa tanyain pertanyaan model begini. NB: dia itu salah satu jenius di kelas) Dan ya dengan gampang saya jawab AE 86 karena emang kebetulan saya inget sih, bukan karena saya orangnya teliti wkwkwk.

#2 Dari pak guru (ini pertanyaan yg simple tapi menjebak banget): Kamu tau kenapa air di cangkir si Jay gak tumpah pas dia ngebut?Β Dan dengan gampang juga saya jawab: Karena Jay drifter yg hebat dong! (Tapi ya karena ini jebakan, jawabannya ga semudah itu ya) Jadi pak gurunya bilang: salah, karena jalan di Jepang gak bolong2 kayak jalanan di Indonesia (ngakak semua kelas). Coba kalo bolong2 ya sehebat apa juga, airnya pasti tumpah pas jengglongan. Asli pak guru ini emang favorit deh di sekolah!

Itu salah satu cerita jaman SMA tentang saya n my idol Jay Chou. Dan waktu mau perpisahan nih, kan dulu musim2nya tukar tulisan di buku diary tentang kesan pesan sama temen2 deket. Nah termasuk guru deket juga. Jadi pak guru ini dapet order tulisan mayan banyak nih dari anak2, termasuk saya. Dan pas dia tulis di diary saya, judulnya bisa2nya: To Jay Catherine Chou!

Sekarang sih saya masih suka sama Jay Chou. Tapi kalo dulu dia jadi idola tunggal, sekarang sih cuma dapet tempat seiprit, karena kongsi2 sama Lee Hom, Lee Seunggi, Park Si Hoo, Jae Suk, dan lain-lain yg mayoritas Korean (huahaha Korean wave melanda). Thanks to Jay, for being there in my youth! Sukses terus buat Jay Chou!